KISAH INSPIRATIP TENTANG HARTA

    Suratnya aku terima. Tanpa duduk langsung kubuka sampulnya. Satu persatu kueja tulisan yang tertera di dalamnya. Ini untukku? Benarkah ini ditujukan untukku?...Belum genap satu tahun aku ditinggal suami tercinta. Aku menghela nafas panjang. Tak tau apa yang mesti kukatakan. Allah..Allah...Allah..hanya kata-kata itu yang mampu kuucapkan.

    Aku Syarifah. Umurku empat puluh tujuh tahun. Setahun lalu suamiku jatuh dari tempatnya saat memberikan kuliah. Langsung dilarikan ke puskesmas setempat. dua hari di rumah sakit kemudian Kamis malam alias malam Jumat beliau menghembuskan nafas terakhirnya. Rasanya belum sembuh kesedihan hati ini. Hari ini, Senin. Aku asih ingat betul karena saat kuterima suratnya aku sedang memakai pakaian keki. 

    Suratnya meminta aku datang ke salah satu nama di sebuah advokat. "Apa?. Kenapa?" pikirku. Kakak yang ikut membersama aku hidup di kota eksotik ini bertanya. "Ada apa?" tanyanya. "Ini" jawabku. Kusodorkan surat yang ada di tanganku. 

Comments

Popular posts from this blog