TEKNIK MENULIS BIOGRAFI 

LANJUTAN

Menulis Buku Biografi Secara Efektif, Mudah dan Cepat, Ikuti Saja Aturan Mainnya Dijamin Tokcer


Bagaimana cara menulis biografi secara efektif?

1. Hal pertama yang mesti kita lakukan adalah memilih dan menetapkan tokoh yang akan ditulis riwayat hidupnya.

2. Harus minta izin kepada tokoh yang dimaksud dan/atau kepada keluarga dekatnya. Hal ini penting dilakukan agar memudahkan penulisan, juga menjunjung tinggi nilai etika.

3. Mencari dan mengumpulkan  sumber data.

Dalam  hal mencari dan mengumpulkan sumber data tentang tokoh yang akan ditulisnya, sumber data harus benar-benar valid dan mengetahui perjalanan hidup sang tokoh secara lengkap dan pasti.

4. Segera menyusun tulisan.

Setelah  data terkumpul lengkap, segera susun tulisan berurutan sesuai waktu. Misalnya, dimulai dari masa kecil, kemudian masa sekolah hingga keberhasilan-keberhasilannya.

5. Komunikasi intensif

Agar hasil tulisan sesuai harapan dan kesepakatan, maka lakukanlah komunikasi secara terus menerus pada setiap bagian-bagiannya. Jadi, setiap bagian biografi harus dipastikan mendapat persetujuan dari tokoh atau keluarga dekatnya. Jika ada bagian yang tidak diperkenankan, penulis harus mengubah atau menghapusnya.

6. Finishing 

Pada kegiatan finishing, jika sebuah biografi secara keseluruhan sudah selesai dan di-acc oleh tokohnya, maka selanjutnya adalah pembenahan dan melakukan pemeriksaan kembali keseluruhan buku dari awal hingga akhir.

7. Cetak dalam bentuk buku atau ebook.

Karena buku biografi bertujuan untuk memberikan motivasi dan inspirasi serta menyebarkan kebaikan-kebaikan tokoh maka perlu adanya publikasi. Publikasi bisa berbentuk buku yang dicetak atau mengikuti perkembangan teknologi dalam bentuk ebook.***

Sumber: https://www.blogger.com/blog/post/edit/4202506884932168288/5631393981919651266

Menulis buku biografi bukan berarti kita mengangkat seluruh cerita hidup seseorang dari semua aspek. Artinya kita hanya perlu mengambil satu sisi saja dari tokoh yang kita angkat. Beberapa tema yang bisa kita ambil seperti kisah awal masa susah, ambisi, motivasi, riwayat sukses, pemikiran politik, dan lain sebagainya. Pada proses penyusunannya, kita terlebih dahulu harus mengumpulkan data atau referensi melalui teknik wawancara atau pengumpulan bahan literatur. Pengumpulan bahan literatur tersebut bisa diperoleh dari kliping, surat kabar, majalah, ataupun internet. Selain itu, teknik wawancara juga mutlak dilakukan untuk menggali berbagai informasi yang lebih mendalam terhadap tokoh yang kita angkat. Apabila tokoh yang kita angkat sudah meninggal, maka wawancara bisa dilakukan dengan orang atau kerabat dekat dari tokoh yang kita angkat. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kita ketahui ketika ingin menulis buku biografi.

Comments

Popular posts from this blog