Pertemuan ke-22
Bagaimana Cara Mengirim Tulisan ke Majalah Suara Guru
Guru yang berkualitas menjadi kunci penting keberhasilan pendidikan.
Alhamdulillah, aku sangat bersyukur karena telah melewati pertemuan-pertemuan menulis ini sampai di pertemuan ke-22. Semakin hari semakin aku rasakan bertambahnya ilmu dan pengalaman dalam menulis. Banyak hal yang bisa aku pelajari dari kegiatan yang digagas oleh Omjay ini. Setiap hari setelah sholat subuh beberapa saat sebelum berangkat sekolah, aku sempatkan menulis walaupun kadang yang aku tulis hanya sebagian saja. Rasanya lega jika aku sudah mampu menulis walau beberapa paragraf saja.
Malam ini tak seperti biasanya. Pukul 21.00 wita atau 20.00 wib belum juga dimulai kegiatannya. Tidak seperti biasanya. Selalu tepat waktu. Ternyata walau waktunya agak bergeser sedikit, namun penyampaian narasumber padat dan efektif. Materi malam ini "Mengirim Tulisan Ke Majalah Guru" yang disampaikan oleh Bapak Catur Nurrochman Oktavian, M.Pd dan Bapak Sim Chung Wei, S.P. Koko Sim, moderator biasa dipanggil mengajak mengenal lebih dekat tentang narasumber. Beliau adalah seorang guru di SMPN 1 Kemang dan pengurus PGRI majalah Suara Guru PB PGRI yang aktif dan produktif. Beberapa karya telah menghiasi kehidupan beliau. Ada sekitar 20-an judul karya-karyanya. Hal ini bisa dilihat di fb miliknya, Catur ayah fam nurrochman.
Apa itu Majalah Suara Guru, dikupas secara gamblang oleh narasumber. Majalah tersebut berdiri sejak tahun 1966 sehingga berusia 57 tahun. Izin terbit dikeluarkan oleh Departemen Penerangan nomor 109 dan SK PDHM-STT-66 tanggal 6 Februari 1966. Redaksi beralamatkan di JalanGedung Guru Indonesia di Jalan Tanah Abang Jakarta Pusat. Tampilan majalahnya sangat lux dengan 76 halaman yang full color.
Ruang-ruang dalam Majalah Suara Guru
- Suara Utama
- Isu-isu tentang Pendidikan
- Opini
- Rubrik ekspresi
- Destinasi
- Sejarah
- Praktik Baik
- Rubrik Liputan Persekolahan
- Rubrik Percik
Literasi bagi seorang guru sangatlah penting. Membaca dan menulis adalah dua sisi mata yaag tidak bisa dipisahkan. Karena semua yang dilakukan guru adalah moment dan event yang menarik. moment dan event yang menarik ini sudah seharusnya kita simpan dalam sebuah karya. Sebuah tulisan yang bisa dibaca oleh semua orang utuk dipakai sebagai gambaran, wawasan serta inspirasi bagi guru yang lain.
Syarat dan ketentuan rubrik opini
- Gagasan asli, tidak boleh plagiat
- Tidak boleh menyinggung seseorang atau tidak menyerang pribadi
- Isu dan tema harus aktual
- Bahasanya populer, komunikatif.
- Terdiri dari 700 kata atau sekitar 1 setengah halaman kertas ukuran A4
- Ukuran spasi 1,5
Contoh rubrik praktik baik misalnya bagaimana metode PBL (Projek Based Learning) dibbuat dalam bentuk naratif atau menceritakan, memaparkan, menjelaskan secara detil ataupun berbentuk deskriptif.
Majalah Suara Guru ini terbuka untuk semua guru. Tidak hanya PNS atau ASN saja yang bisa menulis di sana, tetapi bukan ASN pun bisa. Bahkan pesanren-pesanren pun boleh menulis di majalah tersebut.
Majalah ini dapat juga diakses pada laman https://suaraguruonline,com. Namun banyak fokus pada offline saja.
Cara berlangganan bisa langsung ke bagian marketing Majalah Suara Guru yaitu Mbak Widya dengan nomor 087882289299
Sahabat, ternyata pada profesi seorang guru ini telah disediakan berbagai fasilitas agar guru bisa memahami, bisa belajar, bisa menuangkan, bisa mengekspresikan segala sesuatu yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Bagaimana, tidak ribet kan cara menulis di Majalah Suara Guru ini?
Comments
Post a Comment