BEDAH KISI-KISI UN 2020 SMA/MA
MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA


Indikator Materi
Indikator Soal
No

1. LINGKUP MATERI MEMBACA NONSASTRA
1. Memaknai istilah/kata
Disajikan paragraf padu (teks laporan hasil observasi) minimal lima kalimat dan salah satu kalimatnya menggunakan istilah yang sudah lazim dipakai, peserta didik dapat menentukan  makna/ arti istilah yang bercetak miring dalam paragraf tersebut.
1.       
2. Mengidentifikasi informasi tersurat
Disajikan sebuah paragraf yang berisi pernyataan opini dan fakta (satu atau dua kalimat fakta), peserta didik dapat menentukan kalimat yang berupa fakta dalam paragraf tersebut.       
2.       
Disajikan sebuah paragraf yang salah satu kalimatnya tidak padu, peserta didik dapat menentukan menjawab pertanyaan tentang isi paragraf dengan kata tanya mengapa atau bagaimana dengan tepat.
3.       
Disajikan paragraf kutipan biografi tokoh (Sastrawan Indonesia) yang memuat keteladanan tokoh, peserta didik dapat menentukan hal yang dapat diteladani dari tokoh tersebut.
4.       
Disajikan paragraf kutipan biografi tokoh (Sastrawan Indonesia) yang memuat keteladanan tokoh, peserta didik dapat menentukan menjawab pertanyaan tentang isi teks.
5.       
3. Menemukan ide pokok
Disajikan paragraf, peserta didik dapat menentukan ide pokok paragraf tersebut.
6.       
4. Menemukan inti kalimat

Disajikan kalimat luas/majemuk, peserta didik dapat menentukan inti kalimat tersebut  dengan tepat.
7.       
5. Menentukan makna rujukan
Disajikan paragraf yang menggunakan kata acuan, peserta didik dapat menentukan kata/kelompok kata yang dirujuk oleh acuan tersebut dengan tepat.
8.       
6. Menyimpulkan isi tersirat dalam teks
Disajikan paragraf padu yang di dalamnya ada penggunaan kata tidak baku, peserta didik dapat menentukan tujuan penulis menyajikan hal yang diungkapkan dalam teks/paragraf dengan tepat.
9.       
Disajikan kutipan tajuk rencana, peserta didik dapat menentukan opini penulis yang terdapat dalam kutipan tersebutdengan tepat.
10.   
Disajikan kutipan tajuk rencana, peserta didik dapat menentukan pihak yang dituju oleh penulis dalam kutipan tersebut dengan tepat.
11.   
7. Menentukan kalimat utama
Disajikan paragraf padu (teks laporan hasil observasi) minimal lima kalimat dan salah satu kalimatnya menggunakan istilah yang sudah lazim dipakai, peserta didik dapat menentukan kalimat utama paragraf tersebut dengan tepat.
12.   
8. Menentukan kalimat penjelas
Disajikan satu kalimat utama dan lima kalimat penjelas, peserta didik dapat menentukan tiga kalimat penjelas yang mendukung kalimat utama
13.   
9. membandingkan isi, pola penyajian, dan atau bahasa teks
Disajikan dua buah penggalan teks ulasan/artikel, siswa mampu menyimpulkan perbedaan/persamaan isi kedua teks dengan tepat.
14.   
10. Menyimpulkan perbedaan atau persamaan isi
Disajikan dua kutipan teks ulasan/artikel, peserta didik dapat menentukan perbedaan/persamaan penyajian atau isi teks tersebut dengan tepat.
15.   
11. membandingkan penggunaan bahasa dan pola penyajian beberapa jenis teks (berita, eksposisi, prosedur, editorial, ulasan/resensi)
Disajikan dua kutipan teks ulasan/artikel, peserta didik dapat menentukan perbedaan/persamaan penggunaan bahasa dan pola penyajian tersebut dengan tepat.
16.   
12. Mengomentari isi teks

Disajikan kutipan teks, peserta didik dapat menentukan kalimat penilaian terhadap isi teks dengan tepat.
17.   
13. menunjukkan bukti suatu simpulan
Disajikan penggalan teks, siswa mampu menunjukkan bukti simpulan pernyataan sesuai isi teks
18.   
2. LINGKUP MATERI MEMBACA SASTRA
14. Mengidentifikasi dan memaknai kata simbolik/majas/kias dalam karya sastra
Disajikan paragraf kutipan cerpen/novel, peserta didik dapat menentukan makna kata berlambang dalam teks dengan tepat.
19.   
Disajikan paragraf kutipan cerpen/novel, peserta didik dapat menentukan kalimat yang berupa ungkapan/makna kias dengan tepat.
20.   
Disajikan paragraf kutipan cerpen/novel, peserta didik dapat menentukan kalimat yang berupa majas dengan tepat.
21.   
15. Memaknai isi tersurat dalam karya sastra
Disajikan sebait gurindam, peserta didik dapat menentukan maksud isi atau amanat yang terkandung dalam bait gurindam tersebut dengan tepat
22.   
Disajikan paragraf kutipan cerpen/novel, peserta didik dapat menentukan pendeskripsian watak tokoh dengan tepat.
23.   
16. Menyimpulkan isi tersirat dalam cerpen/novel (konflik, sebab konflik, akibat konflik, amanat, nilai -nilai)
Disajikan kutipan cerpen/novel, siswa mampu menentukan konflik dengan tepat.
24.   
Disajikan kutipan cerpen/novel (yang di dalamnya tergambar: watak tokoh, nilai, dan amanat), peserta didik dapat menentukan amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen/novel tersebut dengan tepat.
25.   
Disajikan kutipan cerpen/novel (yang di dalamnya tergambar: watak tokoh, nilai, dan amanat), peserta didik dapat menentukan pernyataan yang menunjukkan nilai-nilai tertentu dalam kutipan cerpen/novel tersebut yang ditemukan dalam kehidupan saat inidengan tepat.
26.   
17. Membandingkan isi, pola penyajian, dan bahasa karya sastra (berdasarkan gaya, tema, unsur)
Disajikan dua buah teks penggalan cerpen, siswa mampu menentukan persamaan/perbedaan kedua penggalan teks tersebut berdasarkan unsur intrinsik teks dengan tepat
27.   
18. Membuktikan simpulan dengan data pada karya sastra (bukti watak, seting, nilai)
Disajikan kutipan cerpen/novel (yang di dalamnya tergambar: watak tokoh, nilai, dan amanat), peserta didik dapat menentukan pernyataan pembuktian watak tokoh tertentu dalam kutipan cerpen/novel tersebut dengan tepat.
28.   
Disajikan kutipan cerpen/novel, peserta didik dapat menentukan latar (suasana, waktu, atau tempat) sesuai kutipan dengan tepat.
29.   
Disajikan penggalan cerpen/ novel, peserta didik dapat menentukan hal yang diungkapkan dalam teks, yang dapat ditemukan dalam kehidupan saat ini dengan tepat.
30.   
19. Mengaitkan isi dengan kehidupan saat ini
Disajikan penggalan cerpen/ novel, siswa mampu mengaitkan isi novel dengan kehidupan masa kini dengan tepat.
31.   
20. Menilai keunggulan/kelemahan karya sastra
Disajikan kutipan teks cerpen/novel karya pengarang Indonesia yang menggambarkan keunggulan/kelemahan cerita, peserta didik dapat menentukan kalimat resensi berupa keunggulan/kelemahan cerpen sesuai kutipan yang tersaji dengan tepat.
32.   
Disajikan sebuah puisi atau kutipan cerpen/novel, peserta didik dapat menentukan kalimat esai yang sesuai dengan isi puisi tersebut
33.   
21. Meringkas isi karya sastra
Disajikan kutipan cerpen/novel, peserta didik dapat menentukan kalimat berupa ringkasan kutipan tersebut dengan tepat.
34.   
3. LINGKUP MATERI MENULIS TERBATAS
22. melengkapi kalimat/paragraf dengan istilah/kata/ungkapan/peribahasa
Disajikan teks berisi ilustrasi peristiwa yang dirumpangkan, siswa mampu melengkapi bagian yang rumpang dengan istilah yang tepat
35.   
Disajikan teks berisi ilustrasi peristiwa yang dirumpangkan, siswa mampu melengkapi bagian yang rumpang dengan ungkapan yang tepat
36.   
Disajikan teks berisi ilustrasi peristiwa yang dirumpangkan, siswa mampu melengkapi bagian yang rumpang dengan peribahasa yang tepat
37.   
23. melengkapi unsur teks (eksposisi, deskripsi, argumentasi, narasi, ulasan biografi, prosedur)

Disajikan paragraf eksposisi yang dirumpangkan kalimat simpulannya, peserta didik dapat menentukan kalimat simpulan untuk melengkapinya dengan tepat.
38.   
Disjaikan paragraf yang dirumpangkan salah satu kalimatnya; peserta didik dapat melengkapi paragraf tersebut dengan kalimat deskripsi yang tepat.
39.   
Disajikan sebuah kalimat pendapat tentang sesuatu, peserta didik dapat menentukan kalimat argumentasi yang logis untuk mendukung pendapat tersebut (satu atau dua kalimat argumen pendukung)
40.   
Disajikan penggalan teks ulasan yang dirumpangkan, siswa mampu melengkapi bagian yang rumpang dengan kalimat yang tepat.
41.   
Disajikan paragraf proses yang dirumpangkan satu kalimatnya, peserta didik dapat menentukan kalimat yang tepat untuk melengkapinya.
42.   
Disajikan paragraf induktif yang dirumpangkan kalimat simpulannya, peserta didik dapat menentukan kalimat simpulan yang padu untuk melengkapinya
43.   
Disajikan penggalan narasi yang dirumpangkan, siswa mampu melengkapi bagian yang rumpang dengan kalimat yang tepat.
44.   
24. Melengkapi teks sastra (prosa, puisi, drama)
Disajikan puisi lama berupa pantun (bersajak ab, ab dan isinya nasihat) yang salah satu larik bagian isi dirumpangkan, peserta didik dapat menentukan larik yang tepat untuk melengkapinya
45.   
Disajikan kutipan teks drama yang dirumpangkan satu dialog/kalimatnya, peserta didik dapat menentukan kalimat yang tepat untuk melengkapinya.
46.   
25. Menggabungkan kalimat (mengurutkan kalimat acak)
Disajikan kalimat acak (kalimat diberi nomor dan diurut ke bawah), peserta didik dapat menentukan urutan yang tepat untuk dijadikan paragraf padu
47.   
Memvariasikan kata yang bertujuan sama


26. Memvariasikan kalimat yang bertujuan sama
Disajikan beberapa kalimat yang mengilustrasikan kejadian tertentu, siswa dapat menentukan peribahasa yang tepat sesuai dengan ilustrasi kejadian.
48.   
Disajikan beberapa kalimat yang mengilustrasikan kejadian tertentu, siswa dapat menentukan ungkapan yang tepat sesuai dengan ilustrasi kejadian.
49.   
Disajikan kutipan teks yang salah satu kalimatnya berisi pernyataan perintah/saran, siswa dapat menentukan kalimat yang mempunyai tujuan sama dalam bentuk kalimat lain (tanya) yang tepat.
50.   
27. menggabungkan beberapa kalimat dengan konjungsi yang sesuai


memvariasikan unsur teks


28. mengubah bentuk teks lain
Disajikan sebuah teks, siswa mampu  mengubah bentuk teks ke bentuk teks lain
51.   
4. MENYUNTING KATA, KALIMAT, DAN PARAGRAF
29. Mengidentifikasi kesalahan penggunaan kata/istilah
Disajikan paragraf dengan empat kata yang digunakan secara tidak tepat, peserta didik mampu mengidentifikasi kesalahan penggunaan kata/istilah dalam paragraf dengan tepat.
52.   
30. mengidentifikasi kesalahan penggunaan konjungsi
Disajikan penggalan teks, siswa mampu mengidentifikasi kesalahan penggunaan konjungsi dalam teks tersebut dengan tepat.
53.   
31. mengidentifikasi kesalahan penggunaan kalimat efektif
Disajikan penggalan teks, siswa mampu mengidentifikasi kesalahan penggunaan kalimat efektif dalam teks tersebut dengan tepat.
54.   
32. Mengidentifikasi kalimat tidak padu dalam paragraf
Disajikan paragraf yang terdapat kalimat tidak padu, siswa mampu mengidentifikasi kalimat padu dalam paragraf tersebut dengan tepat.
55.   
33. Menggunakan kata bentukan (mengisi sesuai kaidah bentukan kata)
Disajikan paragraf yang dirumpangkan tiga kata berimbuhannya dalam kalimat (berimbuhan me- dan pe- pada kata dasar yang diawali huruf k, p, t, s), peserta didik dapat menentukan kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapinya
56.   
Disajikan paragraf naratif yang dirumpangkan tiga kata ulangnya, peserta didik dapat menentukan kata ulang yang tepat untuk melengkapinya
57.   
34. Mengisi dengan konjungsi yang sesuai
Disajikan paragraf yang belum lengkap  kata penghubung temporal (urutan waktu), peserta didik dapat menentukan kata penghubung yang tepat untuk melengkapinyanya.
58.   
35. Memperbaiki kesalahan penggunaan kalimat
Disajikan paragraf yang salah satu kalimatnya tidak efektif, peserta didik dapat menentukan cara perbaikan kalimat tersebut dengan tepat.
59.   
36. Memperbaiki kesalahan paragraf
Disajikan paragraf deskripsi yang menggunakan tiga frasa adjektiva yang salah (tiga frasa), peserta didik dapat menentukan frasa adjektiva yang tepat untuk memperbaikinya.        
60.   
Disajikan paragraf yang salah satu kalimatnya rancu/tidak padu, peserta didik dapat menentukan kalimat yang padu untuk memperbaikinya         
61.   
37. Menentukan alasan kesalahan dari segi pilihan kata, kalimat dalam paragraf
Disajikan paragraf yang  salah satu kalimatnya menggunakan kata tidak baku, peserta didik dapat menentukan kata tidak baku dalam kalimat dengan disertai alasan yang tepat
62.   
5. MENYUNTING EJAAN DAN TANDA BACA
38. Mengidentifikasi kesalahan penggunaan ejaan (judul, sapaan/gelar, nama geografi, nama diri, kata tugas)
Disajikan ilustrasi berupa paragraf yang memuat judul buku dalam salah satu kalimatnya, tetapi penulisan judul buku tersebut salah (dengan huruf kecil semua), peserta didik dapat menentukan perbaikan penulisan judul buku tersebut yang sesuai ejaan bahasa Indonesia yang berlaku
63.   
Disajikan paragraf yang salah satu kalimatnya terdapat kesalahan penulisan nama geografi, siswa dapat mengidentifikasi kalimat yang di dalamnya terdapat kesalahan penulisan nama geografi.
64.   
39. Menggunakan ejaan
Disajikan paragraf yang terdapat penggunaan ejaan, siswa mampu
65.   
40. Menggunakan tanda baca
Disajikan kalimat beberapa kalimat yang  dua di antaranya terdapat kesalahan penggunaan tanda baca, peserta didik dapat menentukan kalimat yang salah penggunaan tanda bacanya
66.   
41. Memperbaiki kesalahan penggunaan ejaan
Disajikan paragraf yang terdapat kesalahan penggunaan frasa/gabungan kata, siswa mampu menentukan perbaikan frasa/gabungan kata dengan tepat.
67.   
Disajikan paragraf yang di dalamnya terdapat 3 kata yang tidak baku; peserta didik dapat menentukan kata baku untuk memperbaikinya
68.   
Disajikan paragraf yang terdapat kesalahan penggunaan kata serapan/ istilah, siswa mampu menentukan perbaikan kata serapan  dengan tepat.
69.   
42. Menentukan alasan kesalahan dari segi ejaan dan tanda baca
Disajikan kalimat yang menggunakan tanda bacanya salah, peserta didik dapat menentukan kesalahan penggunaan tanda baca  disertai alasan yang tepat pada kalimat tersebut           
70.   

Buka link berikut : https://youtu.be/7ueenx78ta4


Menemukan Ide Pookok

Ide pokok= Pikiran Utama=Gagasan Utama=Pokok Pikiran=Inti Pembahasan dalam Bacaan

=Kalimat Utama?

    Ide pokok paragraf adalah gagasan pokok yang berperan menjadi pengembang paragraf. Ide pokok paragraf bisa ditemukan apabila keseluruhan paragraf sudah dibaca. Meski umumnya ide pokok paragraf adalah berada di kalimat utama, tetapi tidak semua penulis mengembangkan paragraf demikian. Penulis bisa menempatkan ide pokok paragraf  awal, dan akhir atau awal dan akhir sesuai jenis paragraf dan menyebar.

Peran penting dari ide pokok paragraf adalah ini fondasi utama pembuatan paragraf untuk menjadi sebuah bacaan yang berkualitas. Peranan atau fungsi ide pokok paragraf adalah juga memudahkan pembaca memahami masalah yang dibahas penulis dalam sebuah paragraf bacaan.

ciri-ciri ide pokok paragraf adalah sebagai berikut:

1. Keberadaan Ide Pokok Paragraf Tidak Boleh Berbelit-Belit

Ciri-ciri ide pokok paragraf adalah pasti keberadaannya tidak sulit ditemukan atau tidak berbelit-belit. Itu artinya makna ide pokok paragraf adalah tidak boleh terlalu sempit atau terlalu luas, supaya pembaca dapat dengan mudah menangkap serta memahaminya.

2. Ide pokok Harus Dinyatakan Secara Jelas

Ciri-ciri ide pokok paragraf adalah pasti dinyatakan secara jelas. Itu artinya makna ide pokok paragraf adalah digambarkan secara jelas oleh penulisnya, baik dari segi letaknya atau inti yang ingin disampaikan.

3. Sifatnya Umum, Bukan Pembahasan Khusus

Ciri-ciri ide pokok paragraf adalah pasti bersifat umum dan bukan khusus. Itu artinya ide pokok paragraf adalah mengandung suatu hal yang umum. Dari hal umum ini bisa dijabarkan secara lebih spesifik di kalimat berikutnya.

4. Pasti Mempunyai Kalimat Pendukung

Ciri-ciri ide pokok paragraf adalah pasti mempunyai kalimat pendukung. Itu artinya ide pokok paragraf adalah harus mempunyai kalimat pendukung atau ide penjelas. Kalimat ini digunakan untuk memperjelas ide pokok.

Contoh Ide Pokok Paragraf 2:

Bencana banjir lumpur akibat jebolnya tanggul Situ Gintung di Tangerang Selatan menimbulkan berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang akan timbul sesudah bencana adalah diare, tifus, leptospirosis dan demam berdarah. Masalah kesehatan pada korban dan masyarkat di sekitar lokasi lokasi bencana harus segera diantisipasi. Beberapa penyakit itu muncul karena lingkungan kotor dan sumber air bersih yang tercemar lumpur.

Pada paragraf ini, ide pokok paragraf adalah “Bencana banjir menimbulkan berbagai penyakit.”

Mengapa demikian? Alasannya karena pada kalimat lain dalam paragraf ini hanya “menjelaskan” penyakit-penyakitnya. Pada kalimat dua, misalnya. Kalimat tersebut berisi contoh dari penyakit yang ditimbulkan. Di sisi lain, kalimat terakhir menjelaskan penyebab dari munculnya penyakit tersebut.

Cara menemukan ide pokok paragraf:

A. Cara menemukan ide pokok paragraf adalah pahami dari jenis paragrafnya.

1. Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif merupakan jenis paragraf yang ide pokoknya berada di awal paragraf. Paragraf ini dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topik kemudian diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas.

2. Paragraf Induktif

Paragraf Induktif merupakan kebalikan dari paragraf deduktif. Jenis paragraf ini memiliki ide pokok di akhir paragraf. Paragraf induktif dimulai dengan mengemukakan penjelasan-penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat topik. Paragraf induktif dapat dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu generalisasi, analogi, dan kausalitas.

3. Paragraf Campuran

Paragraf campuran merupakan jenis paragraf yang memiliki kalimat utama di awal dan akhir paragraf. Jenis paragraf ini dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok diikuti kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat utama lagi sebagai penjelas.

*)Cara menemukan paragraf campuran adalah umumnya kalimat utama bisa berada di awal atau akhir sebuah paragraf.

*)Cara menemukan ide pokok paragraf adalah memahami ciri kalimat utama berbentuk pernyataan umum dan diperinci kalimat yang lain.

*)Cara menemukan ide pokok paragraf adalah pada ide pokoknya tidak memiliki kata acuan, contohnya (tersebut), (itu), atau (-nya).

*)Cara menemukan ide pokok paragraf adalah pada kalimat utama biasa memasukkan kata kunci.

Misalnya: yang terpenting, adalah, merupakan,sebagai, dengan, kesimpulannya, pada prinsipnya, jadi, dengan demikian, intinya, dan sebagainya

*)Cara menemukan ide pokok paragraf adalah kata kunci yang ada di kalimat penjelas misalnya: akibatnya, sebagai contoh, selain itu, hal itu, artinya, dan lainnya.

4. Paragraf Tersirat/Menyebar

Paragraf jenis ini adalah ide pokoknya ada pada setiap kalimat pada paragraf tersebut. Paragraf jenis ini biasanya terdapat pada pargraf Narasi atau Deskripsi.


Soal-soal 

Bacaan berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 1-2!

Festival Lima Gunung merupakan perayaan kesenian yang digelar setiap tahun oleh Komunitas Lima Gunung. Festival ini menampilkan berbagai jenis kesenian tradisional yang berpadu dengan kesenian modern. Pelaksananya adalah masyarakat petani yang bermukim di kaki atau lereng lima gunung di Kabupaten Magelang, yaitu Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Andong, Gunung Menoreh, dan Gunung Sumbing. 

Komunitas Lima Gunung dipelopori oleh seorang seniman dari Desa Mendut bernama Sutanto. Ia kemudian dikenal dengan nama Tanto Mendut. Komunitas tersebut melibatkan beberapa pemimpin dan tokoh berbagai komunitas kesenian yang berada di lereng lima gunung itu. 


1. Ide pokok paragraf pertama adalah ….

a. perayaan yang digelar Komunitas Lima Gunung setiap tahun

b. festival kesenian tradisional dan modern yang digelar Komunitas Lima Gunung

c. anggota Komunitas Lima Gunung

d. seluk beluk Festival Lima Gunung

e. pelaksana Festival Lima Gunung

Jawaban: ....

Ide pokok paragraf kedua adalah ....

a. profil Sutanto

b. pelopor Komunitas Lima Gunung

c. pemimpin dan tokoh komunitas kesenian.

d. seniman pelopor dari Desa Mendut

e. nama lain pelopor Komunitas Lima Gunung

Jawaban: ...

Bacaan berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 3-4!

Pemborosan energi yang dahsyat sebetulnya tampak di mana-mana. Pesawat menggunakan bahan bakar berlebihan karena antre mendarat maupun tinggal landas. Apa usaha pemerintah membuat bandara yang layak agar pesawat tidak boros bahan bakar? Sekarang, hitung ada berapa bandara di Indonesia! Berapa banyak yang dihemat jika pemerintah membangun bandara yang mampu menampung pesawat di tengah lalu lintas udara yang padat? Ini juga tampak di pelabuhan laut. Berapa lama kapal menanti untuk sandar?

Dalam hal kendaraan pribadi, tidak tampak usaha keras pemerintah mengontrol jumlah kendaraan. Mobil buatan tahun 1960 masih ada yang meluncur di jalan raya, berdampingan dengan mobil-mobil mewah. Belum tampak juga usaha pemerintah mengontrol mobil dengan mengenakan pajak jauh lebih tinggi terhadap kendaraan dengan kekuatan mesin di atas 2.500 cc. Pemerintah terkesan menikmati pajak kecil yang disumbangkan kendaraan mewah. Padahal, kendaraan ini sangat lahap "minum" BBM.


3. Ide pokok paragraf pertama adalah ….

a. pemborosan energi yang luar biasa

b. pemborosan energi ada di mana-mana

c. pemborosan energi pesawat terbang dan kapal laut

d. langkah yang harus ditempuh pemerintah untuk mengurangi pemborosan energi

e. penggunaan bahan bakar berlebihan

Jawaban: ...


4. Ide pokok paragraf kedua adalah ….

a. pemborosan bahan bakar oleh kendaraan pribadi

b. usaha pemerintah untuk mengurangi pemborosan bahan bakar

c. kontrol pemerintah terhadap kendaraan pribadi

d. pajak kendaraan mewah

e. pajak tinggi untuk kendaraan mewah

Jawaban: ....


5. Bacalah paragraf berikut!

Dengan sumber daya alam yang semakin terbatas dan jumlah penduduk bumi yang terus berkembang pesat, sudah saatnya inovasi untuk menekan penggunaan sumber daya alam melalui teknologi ramah lingkungan dapat diterapkan di masyarakat. Salah satu contohnya adalah biotoilet. Tidak hanya berhenti pada proses penelitian, sekarang telah dikembangkan biotoilet yang merupakan desain toilet sistem kering mempergunakan matriks serbuk kayu sebagai media penangkap dan pengurai tinja dan urine. Tidak hanya itu, limbah dapur sisa makanan juga bisa dioleh di sini untuk dijadikan kompos.

Ide pokok paragraf pertama bacaan di atas adalah ….

a. manfaat penggunaan biotoilet

b. penelitian mengenai biotoilet

c. penerapan teknologi ramah lingkungan

d. pengembangan teknologi modern


e. penekanan penggunaan sumber daya alam

Jawaban: ...



Bacaan berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 6-7!

Anjuran minum air putih yang bagus adalah dilakukan sebelum dan sesudah bangun tidur. Saat tidur, penguapan air terjadi di dalam tubuh. Air tersebut digunakan untuk metabolisme tubuh, yaitu membantu kerja organ tubuh lainnya, seperti jantung dan otak. Setelah bangun tidur, otomatis tubuh kita kekurangan air. Oleh karena itu, dianjurkan untuk minum air putih segelas dengan alasan untuk mengganti cairan yang hilang.

Di Indonesia, kebiasaan minum air putih belum membudaya. Karena kesibukan, orang terkadang lupa memperhatikan tubuhnya, termasuk minum air putih. Kebiasaan minum air putih harus dilakukan sedini mungkin. Caranya adalah dengan membiasakannya dalam kurun waktu 6-8 minggu dengan ketat. Setelah 8 minggu, orang dengan sendirinya akan mengonsumsi air dengan ideal tanpa disuruh.

6. Ide pokok paragraf pertama adalah ….

a. kegiatan sebelum dan setelah bangun tidur

b. anjuran waktu minum air putih

c. waktu yang tepat untuk minum air putih

d. manfaat air bagi metabolism tubuh

e. anjuran jumlah air putih yang diminum setiap hari

Jawaban: ...


7. Ide pokok paragraf kedua adalah ….

a. kebiasaan minum air putih di Indonesia

b. pembiasaan minum air putih sejak dini

c. konsumsi air putih yang ideal

d. budaya menjaga kesehatan di Indonesia

e. pengaruh kesibukan terhadap kebiasaan minum air putih

Jawaban: ...

Bacaan berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 8-9!

Seiring berkembangnya zaman, wayang golek sebagai kesenian tradisional dan kesenian wayang adiluhung yang mengandung banyak filosofi, dirasa kurang digaungkan. Padahal, seni tradisional itu adalah budaya lokal yang merupakan akar budaya nasional. Martabat suatu bangsa dapat diukur dari budayanya. Jika budayanya rusak, maka rusak pula bangsanya. Ingat, budaya itu ada hubungannya dengan peradaban suatu bangsa.

Mengembangkan budaya bukanlah tugas individu tertentu, melainkan tugas rakyat Indonesia sebagai empunya budaya. Setelah berangkat dari nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat, perlu pula kreasi-kreasi yang sesuai dengan perkembangan zaman. Nantinya bukan hal yang mustahil adanya perpaduan dangdut dengan wayang golek kelak.

8. Ide pokok paragraf pertama adalah ….

a. wayang golek termasuk kesenian tradisional dan adiluhung

b. wayang golek mengandung banyak filosofi

c. wayang golek kurang digaungkan

d. wayang golek adalah budaya local

e. wayang golek merupakan akar budaya nasional

Jawaban: ...


9. Ide pokok paragraf kedua adalah ….

a. tugas rakyat Indonesia

b. pengembang budaya

c. nilai-nilai budaya di masyarakat

d. tugas individu dalam mengembangkan budaya

e. tugas rakyat Indonesia untuk mengembangkan budaya

Jawaban:...

10. Bacalah paragraf berikut!

Rendahnya kualitas pendidikan kita sangat dipengaruhi oleh kualitas tenaga pendidik yang ada dan juga tingkat penguasaan teknologi informasi yang kurang memadai. Guru harus berperan sebagai mediator dan fasilitator dalam mentransfer ilmu kepada peserta didik, guru harus menjadi pembina akhlak dan budi pekerti mulia kepada siswa sejak dini dan guru harus menjadi teladan yang baik bagi peserta didik. Dari beberapa hasil penelitian selama ini sebagian besar guru masih bertindak sebatas mengajar saja, sedang fungsi mendidik, melatih, memberi nasehat yang baik, dan juga sebagai konsultan bagi peserta didik terabaikan.

Ide pokok paragraf di atas adalah ….

a. Rendahnya kualitas Pendidikan dipengaruhi oleh teknologi informasi

b. Cara meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguasaan teknologi informasi

c. Guru menjadi teladan yang baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan

d. Kualitas pendidikan dipengaruhi kualitas tenaga pendidik

e. Hasil penelitian tentang kualitas tenaga pendidik dan penguasaan teknologi informasi

Jawaban: ...


Daftar Pustaka

https://www.liputan6.com/hot/read/5012541/ide-pokok-paragraf-adalah-inti-pembahasan-ciri-contoh-dan-cara-menemukan.

Comments

Popular posts from this blog