Posts

Image
 Menulis Buku dari Buku Karya Tulis Ilmiah: Mendaur Ulang Buku  Assalamualaikum Warahmatullah. Sahabat salam sehat tanpa obat. Alhamdulillah, semoga Allah Tuhan YME selalu memberikan rahmat dan kasih sayangNya kepada kita yang sedang membaca ini. Senin, 16 Januari 2023 adalah pertemuan ke-4 dari KBMN 28. Tak henti-hentinya aku bersyukur karena ternyata aku semakin mencintai latihan kepenulisan ini.  Moderator handal, Ibu Nur Dwi Yanti, S.Pd. yang disapa Ibu NDY, yang  mengendalikan jalannya diskusi malam ini berhasil menjalankan dengan sangat baik. Narasumber yang luar biasa, Bapak Eko Daryono, S.Pd. disapa Mr.Yons, yang memberikan contoh kepada kita untuk beribadah dahulu sebelum kegiatan latihan kepenulisan ini dimulai. "Angkat Topi", aku Pak. Sebelum kegiatan dimulai kusempatkan membaca sekilas biodata Mr.Yos, MasyaAllah, tak main-main tim Omjay memilih narasumber-narasumbernya. Sealalu saja berdecak kagum terasa di dalam hatiku. Bagaiman tidak tulisan-tulisan bel...
Image
  Gali Potensi dan Ukir Prestas i  Pertemuan ke-3 KBMN 28      Assalamualaikum Sahabatku, Alhamdulillah semakin hari semakin menarik saja kelas belajar menulis, KBMN 28 ini aku rasakan. Apa sahabat yang lain juga demikian? Sungguh, kegiatan ini  betul-betul membuat aku semakin menyenangi dunia kepenulisan walau aku  sendiri baru belajar menulis. Ya, hanya belajar merangkai kata-kata yang selanjutnya aku rangkai menjadi kalimat. Kalimat yang bisa mewakili penglihatan dan pikiranku.       Aku merasa terus merindu, merindu dan merindu kegiatan KBMN. Semoga seperti ungkapan Bunda Kanjeng yang akhirnya benar-benar akan menuju  menjadi sebuah passion. Passion untuk diriku. Diriku yang hanya seorang guru Bahasa Indonesia di pinggiran kota. Tepatnya di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).       Ketika aku mengikuti kegiatan Menyambut HUT PGRI ke-77 dan Hari Ibu ke-94 Perempuan PGRI di Provinsi...
Image
 Ketika Menulis Menjadi Passion  Salam Sehat Sahabat semua, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Malam ini, Rabu 11 Januari 2023 adalah pertemuan kedua Kelas Belajar Menulis. Dengan moderator yang sangat ceria dan antusias, Ibu Widya Setianingsih, S.Ag dan Narasumber yang luar biasa, Ibu Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd, Sang Ratu Antologi, Penulis, Motivator dan founder PMA Literasi Istikamah. Bunda Kanjeng, biasa disebutnya. Malam ini memberikan materi dengan tema Menjadikan Menulis sebagai Passion. Sebuah tema yang membuat pembaca terkesan dan harus menoleh karena judulnya. Judul yang menawan dan berkesan. Melakukan segala sesuatu berdasar minat dan gairah yang timbul sendiri dari diri kita yang menjadikan suatu hal tersebut terasa lebih menyenangkan dan menggairahkan itulah Passion. Passion atau renjana. Menjalani suatu pekerjaan yang sesuai passion menjadikan kita sangat senang dan gembira dalam melakukan suatu pekerjaan. Begitu juga dengan menulis.  Ketika kita me...
Image
 Tanjung, Senin, 9 Januari, 2023 pukul 21.00 WITA Bicaralah Cintaku: Bismillah, semoga aku bisa mewujudkan untuk diriku. Menulis Tiap hari dan Buktikan apa yang akan Terjadi        Ada kemiripan quotes antara aku dengan Om Jay. Ya hampir mirip. Ya walau miripnya hanya motivasinya saja. Jika aku masih berupa impian tetapi Om Jay sudah menjadi kenyataan, dan sudah ribuan tulisan yang telah ditulisnya. Biasanya jika ada kemiripan dalam konsep atau apa saja kita akan merasa terpaut dan gembira. Begitu juga dengan diriku. Aku yang selama ini hanya berteori, hari ini telah menemukan master, nara sumber  yang luar biasa untuk mewujudkan impianku.      Aku bekerja di sebuah sekolah yang ada di pinggiran kota, tepatnya di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Apa kabar "meton", apa kabar teman-teman sejawat, semoga Allah selalu melindungi dan merahmati kita semua.       Tak ada kata yang bisa aku ucapkan selain Alhamdulillah. A...
 Jumbara (Jumpa Bhakti Gembira) Perempuan PGRI ke-2 Tahun 2022 Saat itu adalah hari Rabu tanggal 28 Desember tahun 2022. Kami Organisasi bagian dari PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) diundang dalam event Jumbara (Jumpa Bhakti Gembira) ke-2 tahun 2022 menyambut HUT PGRI ke-77 dan Hari Ibu  ke-94 dengan tema  Perempuan PGRI Menjadi Garda Terdepan dalam Memulihkan Pendidikan dan Ekonomi Menuju NTB Gemilang di Raja Hotel, Kuta, Mandalika.  Pertemuan sebelumnya kami, dari dari Kabupaten Lombok Utara tidak mengikutinya. Tema Sambutan  Acara saat itu dihadiri oleh Ibu orang nomor dua di Provinsi NTB, yaitu Ibu Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, Wakil Gubernur NTB. Beliau berpesan kepada seluruh guru yang hadir khususnya dan guru se-NTB bahwa guru jangan gagap teknologi (gaptek), harus melek teknologi dan mengerti perkembangan zaman, sehingga pembelajaran kepada anak didik dapat tersampaikan secara efektif. Ya, hari itu adalah dua peringatan sekaligus, peringata...
Gender Peran perempuan bagi keluarga Perempuan, wanita, adalah topik yang selalu menarik untuk dibahas. Bagaimana tidak karena perempuan adalah paling banyak perannya dalam kehidupan. Khususnya pada keluarga. Ada berbagai  peran seorang perempuan. Pertama adalah sebagai anak untuk orang tuanya. Kedua sebagai istri bagi suami. Ketiga sebagai Ibu bagi anak-anaknya. Kemudian  pada peran yang lain, perempuan juga punya tanggung jawab secara sosial sebagai bagian dari masyarakat. Banyak problem yang dialami perempuan terkait peran-peran ini. Perempuan kadang mendapatkan perlakuan yang kurang menyenagkan dari laki-laki. Kadang pula perempuan ditempatkan pada posisi terendah dalam kehidupan keluarga. Hal ini terkait karena banyak yang menganggap perempuan itu "lemah". Pandangan orang atau mindset yang seperti ini perlu diubah. Mengapa. Karena buktinya dalam kehidupan kita, banyak perempuan yang justru lebih "kuat" dibandingkan laki-laki.  . Perempuan kadang mendapatkan per...
 Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Siswa Apa yang terlintas pada benak kita ketika melihat ada seorang siswa tiba-tiba mendekati kita dan berkata, "apa yang bisa saya bantu, Bu". Tak ada yang mengatakan guru tersebut tidak perlu bantuan. Dengan membawa tas yang ditaruh sebelah kanan kemudian tas tenteng serta di tangan sebelah kiri juga membawa bungkusan.  Iya. Benar pasti terharu. Terharu karena keluhuran budinya. Saat itulah dalam hati kita pasti akan ada sesuatu yang menggetarkan jiwa. Jiwa yang rindu dengan kebagusan akhlak siswa-siswi. Karakter baik yang dimiliki siswa.  Salah satu contoh  karakter yang sederhana inilah wujud dari pendidikan di sekolah. Pendidikan yang harus selalu dan selalu diajarkan kepada siswa. Banyak manfaat yang didapat jika menanamkan karakter kepada siswa. Membentuk dan memperkuat kepribadian siswa, membantu meningkatkan dan melatih secara mental dan moral, serta memberikan benteng dari masyarakat yang berakhlak buruk dalam pendidikan...